Jakarta, 26 Februari 2018 — RS. Muhammadiyah Bandung secara resmi menerima sertifikat kelulusan Paripurna (Bintang Lima) dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Direksi RS. Muhammadiyah sendiri menjadikan rumah sakit lulus akreditasi sebagai salah satu program utama RS. Muhammadiyah Bandung bahkan menargetkan kelulusan paripurna sehingga persiapannya tergolong cukup lama dimulai akhir tahun 2015. Program perbaikan sarana dan prasarana serta permbaharuan Standar Operational Prosedural (SOP) yang ada di RS. Muhammadiyah Bandung banyak digalakkan dalam rangka mempersiapkan rumah sakit menghadapi akreditasi sistem KARS 2012.

Survei akreditasi RS. Muhammadiyah dilakukan di tanggal 5 – 7 Desember 2017 oleh tim surveyor dari KARS dan pada tanggal 19 Januari 2018 RS. Muhamamdiyah Bandung dinyatakan LULUS PARIPURNA (*****). Sementara Sertifikat kelulusan paripurna baru diterima pada tanggal 26 Februari 2018 di Jakarta. Rasa syukur dan haru atas kelulusan akreditasi menyelimuti seluruh karyawan, manajemen dan Direksi RS. Muhammadiyah Bandung tak terkecuali dalam hal ini Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat selaku pemilik rumah sakit.

Direktur RS. Muhammadiyah Bandung dr. Hj. Tety H. Rahim Sp.THT-KL., M.Kes., MH.Kes. mengatakan “Syukur alhamdulillah setelah proses yang panjang dan melelahkan, perjuangan kami pada akhirnya tidak sia-sia, RS. Muhammadiyah Bandung mendapatkan kelulusan Paripurna. Akreditasi ini merupakan cita-cita sekaligus program kerja Direksi RS. Muhammadiyah Bandung periode 2014-2018 dalam rangka peningkatan performance layanan rumah sakit sehingga sesuai dengan standar KARS. Sertifikat kelulusan paripurna ini juga merupakan kado terindah di awal tahun untuk RS. Muhamamdiyah Bandung, sekaligus menjadi kado spesial untuk seluruh karyawan dan keluarga besar RS. Muhammadiyah Bandung yang telah bekerja keras, bersungguh-sungguh bahkan berkorban baik tenaga, waktu pikiran, dan materi untuk mensukseskan program akreditasi RS. Muhammadiyah Bandung.”

Sertifikat Kelulusan Paripurna ini berlaku secara resmi dari tanggal 5 Desember 2017 dan akan berakhir pada tanggal 4 Desember 2020. Kelulusan Paripurna ini pun tidak lantas membuat rumah sakit lepas begitu saja, hal ini dikarenakan kelulusan tersebut akan dievaluasi setiap tahun sekali. Semoga RS. Muhammadiyah Bandung dapat terus berinovasi dan berkembang untuk meningkatkan pelayanannya sehingga mampu mempertahankan kelulusan akreditasi yang tertinggi yakni predikat Paripurna sebagai bagian cita-citanya menjadi Rumah Sakit Unggulan di Jawa Barat. Amin!