Oleh : Suratman Abdillah Fajar, S.Gz

Staf Unit Gizi RS Muhammadiyah Bandung

Sahabat sehat Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, Bahagia itu apa sih? Bahagia merupakan perasaan senang (Feeling Of Pleasure) dan kepuasan terhadap sesuatu hal atau hal yang dirasakan atas upaya pemenuhan (fullfilling) terhadap potensi dan tujuan hidup seseorang dan juga dengan mempertimbangkan perasaan.

Tahukah bahwa menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia menyatakan indeks kebahagiaan penduduk indonesia pada tahun 2017 adalah sebesar 70.69 %. Sehingga secara keseluruhan kondisi kehidupan penduduk Indonesia dapat dikatakan cukup bahagia. Dan salah satu yang menjadi indeks indikator penyusun indeks kebahagiaan indonesia adalah kesehatan. Karena kesehatan akan berdampak pada pemenuhan kepuasan/kebahagiaan seseorang.

Yang sering menjadi pertanyaan adalah kenapa kalau ingin sehat kita harus bahagia ?. Jawabannya adalah karena dengan bahagia akan terus membuat tubuh manusia sehat. Ketika kita bahagia, tubuh kita akan mengeluarkan dan meningkatkan hormon-hormon kebahagiaan seperti Serotonin, Dopamin, Endhorpin dan Oksitosin. Saat hormon kebahagiaan ini ada di aliran darah maka secara otomatis akan mengirim sinyal kepada tubuh untuk menghasilkan lebih banyak sel-sel yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh beberapa diantaranya yaitu sel darah putih dan sel-sel pembunuh kuman.

Sebaliknya jika kita sering tidak bahagia, stress, banyak pikiran, gelisah, takut ataupun berpikiran negatif yang berlebihan akan membuat tubuh kita mudah sakit. Karena ketika kita sering tidak bahagia akan mengirimkan sinyal kepada tubuh kita untuk melepaskan hormon Kortisol, Adrenalin dan Epinefrin. Ketika hormon ini ada dalam darah akan menyebabkan daya tahan tubuh kita menurun, organ-organ tubuh kita kinerjanya akan terganggu seperti pada saluran cerna dan meningkatkan tekanan darah.

Lalu bagaimana agar tubuh kita mengeluarkan hormon – hormon kebahagiaan, beberapa diantaranya dengan asupan nutrisi atau gizi yang tepat, aktifitas fisik/olahraga dan kelola stres. Berikut ini beberapa makanan yang bisa membantu untuk meningkatkan hormon kebahagiaan.

  1. Konsumsi buah dan sayur

Kadang ada yang bilang kalau kita lagi mumet atau pusing pengen yang asem asem atau rujak. Salah satunya yaitu karena kandungan Vitamin C (Asam Askorbat) pada buah dan sayur dapat memicu produksi hormon dopamin yang berfungsi dalam mempengaruhi emosi, sensasi rasa senang dan rasa sakit. Kandungan anti oksidannya dapat mengurangi peradangan dan melawan depresi. Oleh sebab itu dianjurkan untuk konsumsi sayuran 3-4 porsi/ hari dan buah 2-3 porsi sehari.

  • Konsumsi ikan dan telur

Seringkali kita mendengar ada istilah “kalau makan ikan mas nanti kita cepat ngantuk”, ternyata memang ada benarnya. Hal ini disebabkan bahwa kandungan protein dari telur dan ikan dapat meningkatkan kadar triptofan plasma darah dalam tubuh kita. Sehingga Ketika kadar Triftopan tinggi dapat memicu produksi hormon Serotonin, yaitu hormon atau senyawa kimia yang berperan penting dalam menjaga suasana hati, menciptakan rasa tenang dan mengurangi kecemasan. Disarankan untuk konsumsi Protein hewani 2-4 porsi/hari.

  • Konsumsi Cokelat hitam/Susu/Probiotik

Kandungan pada cokelat hitam diantaranya mengandung zat Phenethylamine yang dapat memicu produksi hormon Endorfin yang dapat menimbulkan rasa bahagia. Selain itu kandungan asam amino Triftofan pada cokelat dapat membantu otak untuk memproduksi hormon kebahagiaan yaitu Serotonin (jadi kalau pasangan kita lagi marah – marah jangan lupa untuk dibelikan cokelat yaaa…). Kemudian susu dan susu probiotik juga bisa membuat tubuh kita menjadi rileks dan sehat karena kandungan triftopan dapat meningkatkan serotonin. Jadi bagi yang memiliki masalah dengan jam tidur atau insonmia susu baik diminum dimalam hari. lalu selain itu susu yang mengandung probiotik dapat memperbaiki dan menjaga saluran cerna usus, dimana hormon – hormon kebahagiaan di produksi di usus.

  • Konsumsi Teh Hijau

“Mari nge-Teh mari bicara “ slogan ini rasanya cukup pas, karena menurut  penelitian di American Journal of Clinical Nutrition menyatakan orang yang mengkonsumsi teh hijau memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak meminumnya. Perasaan bahagia ini bisa disebabkan kandungan pada teh yaitu L-Theanine yang dapat meningkatkan hormon dopamin dan serotonin didalam tubuh yang dapat memicu hormon bahagia. Tetapi saat mengkonsumsi teh hijau sebaiknya tidak ditambahkan gula dan dikonsumsi tidak berbarengan dengan makanan, karena kandungan tanin pada teh dapat menghambat penyerapan zat besi.

  • Aktifitas Fisik/olahraga

Bagi yang sudah menerapkan makanan sehat , jangan lupa untuk berolahraga/ melakukan aktifitas fisik minimal 150 menit/ minggu. Dengan berolahraga, menggerakan tubuh atau aktifitas fisik maka tubuh kita akan melepaskan hormon dopamin yang membuat kita merasa bahagia atau senang sehingga akan mengurangi hormon stress. oleh sebab itu untuk yang sibuk bekerja luangkan waktu untuk melakukan gerakan peregangan di sela sela kerjanya ya minimal 5 menit.

  • Memberikan ASI (Air Susu Ibu)

Untuk para bunda yang diberikan kesempatan untuk memberikan asi kepada buah hatinya manfaatkanlah moment ini sebaik mungkin , karena ketika menyusui tubuh bunda akan mengeluarkan hormon kebahagiaan yang disebut hormon Cinta/ Oksitosin. Hal ini bisa menjawab sakitnya proses melahirkan akan hilang pada saat kita memberikan ASI. Tetapi para bunda yang belum diberi kesempatan memberikan ASI jangan sedih ya, karena hormon ini juga bisa dikeluarkan saat kita memberikan kasih sayang kepada anak menjaga ikatan antara orang tua dan anak.

  • Beribadah/Kelola Stress

Jangan lupa untuk selalu beribadah dan mendekatkan diri kita kepada Sang Pencipta sesuai dengan keyakinan kita. Karena hal itu akan membuat perasaan hati kita tenang, lalu hormon-hormon kebahagiaan pun akan meningkat. Selain itu bila kita memiliki masalah, kekesalan, emosi, sebaiknya segera diselesaikan atau diceritakan ya kepada orang yang kita percaya bisa lewat doa, curhat kepada pasangan, orang tua, ataupun sahabat. Jangan dipendam sendiri dalam hati atau banyak pikiran. karena hal ini akan memicu pengeluaran hormon Kortisol yang dapat menurunkan daya tahan tubuh. Bagi yang sudah memiliki istri/suami berpelukan, berciuman dengan pasangan akan meningkatkan Hormon Kebahagiaan.

Baik sahabat sehat Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, sekian paparan terkait Nutrisi Untuk Bahagia. Jangan takut untuk datang ke Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, dan bagi yang ingin berkonsultasi terkait nutrisi atau gizi dengan Ahli Gizi. Bisa daftar ke Poli Gizi setiap hari senin sampai dengan sabtu dari pukul 08.00-12.00 WIB. Dan juga bagi yang ingin memesan Katering Diet/Gizi, silahkan bisa datang dan menghubungi Unit gizi RS Muhammadiyah Bandung, (06/10/2020).

Note :          Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan di RS Muhammadiyah Bandung dapat          menghubungi Unit Pemasaran  di Nomor   088289488745 (WA dan Telegram)