Angka kasus DBD meningkat drastis di akhir Januari 2019 ini, menurut data KEMENKES sudah tercatat 13.683 pasien di seluruh Indonesia dengan pasien meninggal mencapai 132 orang.

Menyikapi kondisi tersebut, Pocari Sweat berinisiatif mensupport para pasien demam berdarah dengan membagikan Pocari Sweat di rumah sakit Muhammadiyah Bandung yang sedang merawat pasien demam berdarah.

Pocari Sweat bekerja sama dengan rumah sakit Muhammadiyah Bandung untuk membantu mengatasi dehidrasi dan memberikan penyuluhan kepada 47 pasien yang sedang dirawat dan keluarga tentang bahaya dehidrasi pada pasien demam berdarah.

Komitmen Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung adalah memberikan pelayanan terbaik dan sedini mungkin untuk pasien demam berdarah. Meningkatnya pasien terjangkit demam berdarah, menyebabkan Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung dengan tanggap membuka ruangan baru. Ruangan bedah yang biasanya hanya untuk pasien bedah, kali ini di buka untuk memfasilitasi pasien DBD.

Kebocoran plasma dan demam yang tinggi bisa mengakibatkan pengentalan darah sehingga, pasien bisa mengalami syok dan berujung pada kematian. Menurut rekomendasi WHO, bahwa air putih saja tidak cukup untuk pasien demam berdarah.

Mengutip Comprehensive guidelines for prevention and control od dengue and dengue hemorrhagic fever(2011) yang dikeluarkan oleh WHO, bahwa pasien demam berdarah dianjurkan mendapat “Asupan Cairan yang cukup (bukan air putih biasa) seperti susu, jus buah, Minuman elektrolit isotonik, Minuman rehidrasi oral dan air tajin. Waspadai overhidrasi pada bayi dan anak-anak.”

Anjuran terkait hal ini juga menjadi salah satu pembahasan pada Seminar serentak di 17 kota bulan November-Desember 2018 lalu.

Pocari Sweat bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia beberapa wilayah di Indonesia, untuk menyelenggarakan seminar tentang demam berdarah, di Januari sampai maret 2019 kedepan, Pocari Sweat secara konsisten akan membagikan Pocari Sweat kepada para pasien, sebagai bentuk kepedulian kepada penanganan masalah demam berdarah.